Dilansir BrilioFood dari Instagram @ummu_firdauss pada Jumat (15/3), bersihkan seluruh permukaan seledri yang akan disimpan. Nggak perlu dicuci, cukup usap seledri pakai tisu kering saja.

Kalau sudah, masukkan seledri ke dalam wadah yang bersih dan kering. Susun sedemikian rupa agar seluruh bagian seledri masuk secara sempurna.

foto: Instagram/@ummu_firdauss

Agar tahan lama, ia juga menambahkan satu bahan makanan, yakni telur ayam ke dalam wadah. Pastikan telur ayam yang digunakan sudah dalam kondisi bersih dan kering, ya.

"Fungsi cangkang telur bisa menyerap lembap," ujar pemilik video.

foto: Instagram/@ummu_firdauss

Karena kondisi di dalam wadah selalu kering, seledri pun jadi tidak cepat busuk. Tinggal tutup wadah rapat-rapat lalu simpan di dalam ruangan kering dan tidak terkena sinar matahari langsung.

foto: Instagram/@ummu_firdauss

Saat akan dipakai, tinggal keluarkan seledri dari dalam wadah. Karena disimpan dengan cara ini, seledri tetap bisa dipakai meski sudah disimpan dalam waktu lama.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ummu firdauss (@ummu_firdauss)

 

Cara merebus telur agar tidak pecah atau retak

Merebus telur agar tidak retak bisa menjadi tantangan, tetapi ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti untuk membantu mencegah telur retak saat direbus:

1. Gunakan telur yang tidak terlalu dingin.

Telur yang terlalu dingin cenderung memiliki perbedaan suhu yang besar saat dimasukkan ke dalam air mendidih, yang dapat menyebabkan retak. Biarkan telur sedikit berada di suhu ruangan sebelum dimasukkan ke dalam air mendidih.

2. Buat lubang kecil di ujung telur.

Sebelum merebus telur, kamu bisa membuat lubang kecil di ujung telur menggunakan jarum atau alat tumpul lainnya. Ini dapat membantu mengurangi tekanan dalam telur saat dimasak dan mengurangi kemungkinan retak.

3. Tambahkan sedikit cuka ke air rebusan.

Menambahkan sedikit cuka ke dalam air rebusan dapat membantu mencegah telur retak karena bisa membantu menjaga kepadatan telur. Namun, pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak cuka karena bisa memberikan rasa yang tidak diinginkan pada telur.

4. Pemanasan perlahan.

Jangan memasukkan telur ke dalam air mendidih dengan cepat. Sebaiknya panaskan air secara perlahan dan masukkan telur saat air sudah mendidih secara perlahan.

5. Gunakan air suhu ruangan.

Jika memungkinkan, gunakan air suhu ruangan saat merebus telur. Perbedaan suhu yang besar antara telur dan air mendidih dapat menyebabkan retak.

6. Hentikan proses memasak dengan cepat.

Setelah telur matang sesuai dengan tingkat kekerasan yang diinginkan, angkat telur dari air mendidih dan rendam dalam air dingin atau air es untuk menghentikan proses memasak dengan cepat. Ini juga bisa membantu mencegah retak.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat meningkatkan peluang untuk merebus telur tanpa retak. Namun, perlu diingat bahwa meskipun telah mengikuti semua langkah ini, kadang-kadang telur masih bisa retak karena faktor-faktor seperti perbedaan dalam kualitas telur atau perbedaan suhu yang ekstrem.