Bukan direndam larutan gula, ini cara praktis hilangkan rasa kapur di mi kuning pakai 1 bahan
Diperbarui 1 Agt 2023, 14:55 WIB
Diterbitkan 1 Agt 2023, 21:00 WIB

Brilio.net - Mi merupakan salah satu makanan yang lezat sehingga disukai banyak orang. Bahan makanan satu ini juga terdiri dari banyak jenis. Nggak cuma bihun, namun ada mi Jepang, mi sagu, kwetiau, dan mi kuning.
Nah, jenis mi kuning biasanya dihidangkan sebagai pelengkap bakso ataupun soto. Nggak cuma itu, mi kuning juga bisa dimasak jadi berbagai hidangan enak lainnya. Seperti bakmi Jawa, mi Aceh, mi ongklok, mi celor dan masih banyak lagi. Tapi pernah nggak sih, kamu menemui olahan mi kuning yang terasa pahit dan berkapur?
Usut punya usut, rasa pahit dan berkapur di mi kuning ini berasal dari bahan pembuatannya. Iya, adonan mi kuning ini biasanya dicampur dengan air abu. Bukan tanpa tujuan, bahan satu ini bisa membuat tekstur mi jadi semakin kenyal dan tahan lama. Meski aman dikonsumsi, air abu ini memiliki rasa pahit dan berkapur.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Jalan Makan Mie Bar, nyobain bermacam-macam mie dari seluruh asia
- Legendaris! Mie kopyok Mbah Wahji, kuliner mie yang yang sudah mulai langka
- Rahasia di balik tak tergantikannya tenaga sapi menghasilkan mi lethek legendaris
- Tanpa perlu direndam air dingin, ini trik masak kwetiau agar teksturnya kenyal dan tidak menggumpal
- Tanpa ditambah minyak, ini trik masak mi kuning untuk bakso biar tidak lengket dan menggumpal
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep lumpia rebung spesial Imlek yang gurih dan renyah tahan lama
06 / 02 / 2026 16:00 WIB
5 Resep nasi goreng spesial yang cepat dan mudah dibuat
06 / 02 / 2026 19:11 WIB
5 Resep masakan rumahan praktis dari stok dapur, cocok untuk akhir bulan istimewa
06 / 02 / 2026 20:11 WIB
Resep kue ku kacang hijau tradisional, tekstur lentur dan anti gagal
06 / 02 / 2026 17:00 WIB
















