Jangan dibuang, begini cara olah limbah sayur jadi pembersih serbaguna
Diperbarui 27 Sep 2022, 15:43 WIB
Diterbitkan 27 Sep 2022, 20:02 WIB

Dilansir BrilioFood pada Selasa (27/9), kamu perlu menyiapkan 1 kg gula aren dan 10 liter air. Kemudian untuk limbah sayurnya, pengguna TikTok/@kimchii_ovie menggunakan 3 kg limbah sayur mentah segar. Limbah sayur ini bisa berasal dari berbagai jenis sayuran, termasuk kulit jeruk nipis.

foto: TikTok/@kimchii_ovie
Kemudian Siapkan air dalam wadah yang besar. Lalu tuang gula aren cair ke dalamnya dan aduk-aduk hingga merata. Setelah itu, tinggal tuang limbah sayur yang sudah disiapkan sebelumnya. Aduk sampai tercampur rata. Kemudian tutup wadah hingga rapat.

foto: TikTok/@kimchii_ovie
Biar lebih jelas, beri label produksi dan masa panen. Menurut akun TikTok/@kimchii_ovie, proses fermentasi limbah sayur ini bisa mencapai 3-6 bulan lamanya. Hasilnya nanti berbentuk cairan berwarna cokelat muda atau cokelat gelap.
"Lama pembuatannya sekitar 3-6 bulan. Hasilnya berbentuk cairan, ada yang berwarna cokelat muda dan cokelat gelap," jelasnya lebih lanjut.

foto: TikTok/@kimchii_ovie
Dalam satu minggu pertama, buka tutup wadah setiap hari. Hal ini bertujuan untuk membuang gas selama proses fermentasi. Kemudian di hari ke-7 dan 30, aduk-aduk cairan eco enzyme tersebut. Setelah tiga bulan, cairan bisa disaring dan siap digunakan.

foto: TikTok/@kimchii_ovie
Lebih lanjut, pada video yang sudah ditonton belasan ribuan kali tersebut, dijelaskan tentang manfaat eco enzyme yang dibuat. Dia biasa menggunakannya untuk mencuci sayuran agar lebih higienis saat dikonsumsi. Caranya, cukup tuang sedikit eco enzyme ke dalam air yang sudah berisi sayuran. Lalu cuci sayuran dengan air tersebut.
"Tujuannya adalah untuk menghilangkan residu pestisida pada sayur," papar TikTok/@kimchii_ovie lebih lanjut.

foto: TikTok/@kimchii_ovie
Selain itu, dia juga menggunakan eco enzyme ini sebagai pupuk organik, cairan pembersih udara dalam air purifier, hingga pembersih lantai. Cukup gunakan sedikit eco enzyme dan campur dengan air sebagai cairan pembersih. Selain itu, eco enzyme juga bisa jadi alternatif dalam mengatasi limbah sayur, lho. Dengan begitu, limbah sayur yang ada di rumah tidak terbuang sia-sia.
@kimchii_ovie Reply to @ros_dj 10.01 yg mau bertanya silahkan isi kolom komentar ya#pejuangcuanonline#kimchi#healtyfood#koreanfood#ecoenzimindonesia#saveplanetearth♬ suara asli - kimchii_o
(brl/mal)
RECOMMENDED ARTICLES
- Trik menyimpan kemiri dengan tepat agar tidak bau tengik dan jamuran
- Trik jitu mengaduk whip cream biar mengembang & tidak pecah, antigagal
- Cara praktis menyimpan tomat di kulkas, bisa tahan berbulan-bulan
- 5 Cara praktis bikin telur pindang batik agar warnanya cokelat cantik
- Cara menyimpan cabai tanpa kulkas, tetap segar hingga 2 minggu
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
11 Ide resep olahan tauge praktis untuk buka puasa, enak dan cepat saji
11 / 02 / 2026 15:00 WIB
9 Resep menu harian Ramadhan paling praktis, cocok untuk sahur dan buka
11 / 02 / 2026 16:00 WIB
9 Resep masakan harian sederhana, menu praktis dan lezat untuk sahur dan buka puasa
11 / 02 / 2026 17:00 WIB
5 Resep takjil khas Jepang yang mirip jajanan lokal, cocok buat buka puasa selain gorengan
10 / 02 / 2026 17:00 WIB
















