Jangan beri tepung jika tak ingin roti jadi keras, ini trik jitu mengatasi adonan lengket saat dimixer
Diperbarui 26 Nov 2025, 14:12 WIB
Diterbitkan 29 Nov 2025, 11:30 WIB

Brilio.net - Banyak orang pernah mengalami momen ketika adonan roti tiba-tiba terasa terlalu lengket saat dimixer. Situasi seperti ini memang bikin panik, apalagi kalau sedang mengejar waktu. Ujung-ujungnya, pilihan tercepat biasanya adalah menambahkan tepung.
Padahal, langkah spontan itu justru bisa mengubah tekstur roti secara keseluruhan. Penambahan tepung di luar takaran bikin adonan semakin padat dan hasil akhirnya jadi kurang lembut. Roti yang harusnya empuk bisa berubah jadi keras karena struktur gluten berubah.
Masalah adonan lengket ini sebenarnya wajar dan tidak selalu berarti kurang tepung. Ada banyak hal yang memengaruhi, mulai dari kelembapan ruangan sampai jenis tepung yang dipakai. Dengan trik yang tepat, adonan lengket bisa diatasi tanpa perlu melanggar takaran resep.
Seorang baker atau pembuat kue pernah membeberkan cara mudah mengatasi adonan roti yang lengket ini. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak tutorialnya yang telah BrilioFood rangkum dari Instagram @nisakbaking pada Sabtu (29/11).
Trik jitu mengatasi adonan lengket saat dimixer.

foto: Instagram/@nisakbaking
Adonan roti yang terasa lengket saat proses mixing sebenarnya bukan tanda kegagalan, tapi justru fase normal yang sering terjadi di awal. Tekstur lengket itu muncul karena gluten belum terbentuk sempurna sehingga adonan belum bisa “mengikat” dirinya sendiri. Selama komposisi resep sudah benar, kondisi ini bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

foto: Instagram/@nisakbaking
Solusi paling aman dan paling tepat adalah memperpanjang waktu mixer, bukan menambah tepung. Putaran mixer yang lebih lama akan membantu jaringan gluten terbentuk secara optimal dan membuat adonan berubah dari lembek menjadi lebih elastis. Dengan cara ini, adonan akan kalis secara alami tanpa mengubah takaran yang sudah dihitung dalam resep.

foto: Instagram/@nisakbaking
Menambahkan tepung justru bikin hasil roti jadi keras karena kadar keringnya meningkat, sedangkan adonannya belum sempat berkembang benar. Selain itu, gramasi resep bisa rusak dan rasa roti pun berubah jadi kurang enak. Jadi, saat adonan masih terasa lengket, cukup lanjutkan mixing beberapa menit lagi sampai teksturnya lebih halus dan lentur.
FAQ Seputar penyebab adonan lengket saat dimixer.
Banyak orang pernah mengalami adonan roti yang terasa sangat lengket saat dimixer. Kondisi ini sering bikin panik karena tampak seperti ada yang salah, padahal tidak selalu begitu.
1. Kenapa adonan bisa sangat lengket meski resep sudah diikuti?
Adonan lengket biasanya terjadi karena gluten belum sempat terbentuk sempurna di tahap awal mixing. Teksturnya masih cair, lembek, dan terasa tidak stabil. Semakin lama mixer bekerja, gluten akan mulai mengikat sehingga adonan perlahan menjadi elastis dan tidak lengket.
2. Apakah menambah tepung aman untuk mengatasi adonan yang terasa terlalu basah?
Menambahkan tepung justru berisiko merusak takaran resep dan membuat roti jadi keras. Kelebihan tepung juga bikin hasil akhir lebih padat dan tidak mengembang maksimal. Jika adonan terlalu basah, lebih baik tambahkan waktu mixing daripada menambah bahan baru.
3. Berapa lama waktu ideal untuk mixer agar adonan tidak lengket lagi?
Rata-rata waktu yang dibutuhkan sekitar 10–15 menit tergantung jenis mixer dan jumlah adonan. Mixer rumahan biasanya butuh waktu lebih lama karena daya putarnya tidak sekuat mixer profesional. Yang penting, cek tanda “windowpane test” untuk memastikan gluten sudah terbentuk.
4. Kenapa adonan tetap lengket meski sudah dimixer lama?
Ada kemungkinan kadar air dalam resep memang tinggi, misalnya pada adonan roti lembut atau milk bread. Adonan jenis ini tetap terasa sedikit lengket, tetapi tidak basah berlebihan. Selama adonan elastis dan bisa ditarik tipis, kondisi tersebut masih normal.
5. Apakah jenis tepung bisa mempengaruhi tingkat kelengketan adonan?
Bisa, terutama jika menggunakan tepung dengan kadar protein rendah. Tepung rendah protein menghasilkan gluten yang lebih sedikit sehingga adonan terasa lebih lembek dan lengket. Memilih tepung protein sedang atau tinggi membantu adonan lebih cepat kalis dan mudah dibentuk.
(brl/lea)
RECOMMENDED ARTICLES
- Bukan dimasak ulang, ini cara atasi glaze menggumpal dan bergerindil agar lembut pakai 1 bahan dapur
- Momen apes wanita saat bikin kue, adonannya muncrat sampai ke langit-langit rumah bikin speechless
- Cuma dalam 10 menit, ini trik praktis membuat adonan roti jadi mengembang maksimal
- Tanpa lemari proofing, ini cara mudah bikin adonan roti makin empuk dan mengembang sempurna
- Tanpa telur atau ragi, ini cara bikin adonan cakwe agar mengembang dan tak berminyak saat digoreng
- Tanpa pakai pisau dan spatula, cara mudah keluarkan kue chiffon dari loyang ini hasilnya dijamin mulus
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
5 Resep inspirasi menu masakan mancanegara dengan bahan sederhana di dapur
28 / 11 / 2025 19:11 WIB
9 Resep rendang Padang rumahan antigagal, cocok untuk stok lauk
29 / 11 / 2025 16:30 WIB
5 Resep minuman kekinian ala cafe tanpa blender yang segar dan cantik, gampang dibuat di rumah
28 / 11 / 2025 17:00 WIB
5 Resep ide menu makan siang praktis dan enak untuk keluarga
28 / 11 / 2025 20:11 WIB
















