Cara menanam bawang putih dari sisa dapur, gampang banget buat pemula

Cara menanam bawang putih dari sisa dapur, gampang banget buat pemula
foto: Freepik/azerbaijan_stockers

Punya sisa bawang putih di dapur yang mulai numpuk? Daripada cuma berakhir di tempat sampah atau layu begitu saja, mending kita manfaatin buat ditanam sendiri di rumah. Selain bisa menghemat pengeluaran belanja, kita juga jadi punya stok bumbu dapur yang jauh lebih segar dan organik.

Nggak perlu lahan luas kok, cukup pakai pot atau wadah bekas pun jadi. Penasaran gimana caranya biar bawang putih sisa dapur ini bisa tumbuh subur? Cek langkah-langkah simpelnya di bawah ini, yuk.

1. Pilih Siung yang Paling Oke

Kunci utamanya ada di pemilihan bibit. Sebaiknya pilih bawang putih lokal atau organik, ya. Kenapa? Karena bawang lokal biasanya lebih cepat keluar tunas dibanding bawang impor yang seringkali dikasih zat penghambat tumbuh.

Cari siung yang masih montok, utuh, dan nggak keriput. Pas mau dipisah-pisahin jadi siung tunggal, usahakan kulit arinya jangan dikupas habis. Pilih siung yang ukurannya besar supaya nanti hasil umbinya juga mantap!

2. Trik "Musim Dingin" Biar Cepat Tumbuh

Ada tips rahasia nih biar bawang putih makin semangat tumbuh: simpan dulu siung-siungnya di dalam kulkas sekitar 2-3 minggu. Langkah ini mirip kayak bikin "musim dingin buatan" yang bisa memicu akar buat cepat keluar. Tapi ingat ya, taruh saja di rak biasa, jangan di freezer. Kalau sudah lewat masanya, siung bawang sudah siap deh buat dipindah ke media tanam.

3. Siapkan Pot dan "Rumah" yang Nyaman

Karena bawang putih butuh ruang buat akarnya berkembang, pakai pot yang agak dalam, minimal kedalamannya 20-30 cm. Kalau nggak ada pot, pakai kaleng bekas atau ember kecil juga nggak masalah, yang penting bagian bawahnya dilubangi biar air nggak menggenang.

Untuk media tanamnya, campur tanah gembur, sekam bakar, dan sedikit kompos supaya nutrisinya lengkap. Isi pot sampai hampir penuh, terus siram sedikit supaya tanahnya stabil.

4. Waktunya Menanam

Sekarang tinggal tancapkan siung bawangnya. Posisinya jangan sampai kebalik, ya. Bagian yang rata (tempat akar) harus di bawah, dan bagian yang lancip menghadap ke langit. Tanam sedalam 10-15 cm dengan jarak antar siung sekitar 10 cm biar mereka nggak berebutan nutrisi nantinya.

5. Perawatan Biar Tanaman Happy

Tanaman bawang putih suka banget sama sinar matahari, jadi letakkan pot di tempat yang kena panas minimal 8 jam sehari. Soal siram-menyiram, cukup pastikan tanahnya tetap lembap tapi jangan sampai becek karena bisa bikin akarnya busuk. Biar makin subur, kasih pupuk organik cair sebulan sekali ya.

6. Saatnya Panen Raya

Sabar ya, menanam bawang putih memang butuh waktu sekitar 8-10 bulan. Tandanya siap panen adalah kalau daun-daunnya sudah mulai menguning dan kering. Setelah dicabut, bersihkan tanahnya, lalu gantung bawang putih di tempat yang sejuk dan banyak angin selama 2 minggu. Kalau sudah benar-benar kering, baru deh siap dipakai masak.

 

(brl/tin)

Source: liputan6.com / Alieza Nurulita
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas