Tanpa direbus dan dimarinasi, ini trik agar daging sapi cepat empuk untuk menu MPASI

Tanpa direbus dan dimarinasi, ini trik agar daging sapi cepat empuk untuk menu MPASI
TikTok/@semangatkita01

Brilio.net - Daging sapi terkenal akan rasanya yang enak dan mengenyangkan. Olahan daging sapi sendiri banyak sekali variasinya. Mulai dari ditumis, digoreng, direbus, sampai dipanggang. Daging sapi juga dipercaya bagus untuk kesehatan, lho. Pasalnya, bahan makanan tersebut tergolong sebagai salah satu daging hewani dengan protein cukup tinggi.

Selain protein, dilansir dari ahdb.org.uk, daging sapi juga memiliki aneka vitamin, zat besi, antioksidan, asam folat, dan lain sebagainya. Bukan hanya untuk orang dewasa, daging sapi juga sering dimanfaatkan sebagai menu MPASI (makanan pendamping ASI) untuk anak-anak berusia mulai dari 6 bulan.

Dilansir dari beefitswhatfordinner.com, daging sapi cocok untuk jadi MPASI karena bisa meningkatkan imun tubuh anak, mendukung tumbuh kembang sel-sel otak, menyehatkan jantung, meningkatkan pertumbuhan sel-sel tubuh, dan lain sebagainya. Meski banyak manfaat, tapi daging sapi terkadang dihindari untuk jadi MPASI karena dianggap sulit diolah, nih.

Hal ini lantaran daging sapi memiliki tekstur cenderung lebih alot dibanding daging hewani lainnya. Alhasil, daging sapi harus melewati berbagai proses memasak terlebih dahulu. Misalnya direbus atau dimarinasi agar teksturnya lebih empuk setelah dimasak.

Usut punya usut, ada trik lain untuk mengempukkan daging sapi yang jauh lebih mudah seperti unggahan di akun TikTok @semangatkita01.

(brl/lut)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Mie Tiwi, Nyobain Mie Garing Khas Makassar

    Jalan Makan Mie Tiwi, Nyobain Mie Garing Khas Makassar

  • Jalan Makan Kambing Babeh Dolof, dagingnya lembut dan bumbunya nampol banget

    Jalan Makan Kambing Babeh Dolof, dagingnya lembut dan bumbunya nampol banget

  • Jalan Makan Sunda Prasmanan Cikajang, ngeunah pisan restoran Sunda di Jakarta Selatan

    Jalan Makan Sunda Prasmanan Cikajang, ngeunah pisan restoran Sunda di Jakarta Selatan

Review

Selengkapnya