Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya
cara bikin tempe goreng renyah tahan lama | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Tempe goreng adalah lauk yang hampir tidak pernah salah, murah, mudah dibuat, dan cocok dimakan dengan apa saja. Tapi ada perbedaan besar antara tempe goreng yang sekadar matang dengan tempe goreng yang benar-benar gurih meresap sampai ke dalam. Yang kedua itulah yang bikin susah berhenti makan.

Selama ini dua cara yang umum dilakukan untuk mendapat tempe goreng yang berbumbu dan renyah adalah mengungkep dulu dalam larutan bumbu atau membalurnya dengan tepung terigu. Keduanya memang berhasil, tapi sama-sama butuh langkah ekstra dan waktu lebih lama. Ternyata ada trik yang lebih cepat dan hasilnya enak yang dibagikan oleh pengguna YouTube Acil Jawi. Kuncinya ada di satu langkah sederhana sebelum tempe masuk ke wajan.

Kenapa Tempe Goreng Biasa Sering Kurang Berbumbu?

Tempe punya struktur yang padat dan rapat, permukaannya tidak mudah menyerap cairan bumbu hanya dari luar. Kalau langsung digoreng tanpa perlakuan awal, bumbu hanya menempel di permukaan dan mudah rontok saat terkena minyak panas. Hasilnya tempe matang tapi rasanya datar, tidak ada lapisan gurih yang terasa hingga ke dalam.

Mengungkep memang mengatasi masalah ini, tapi butuh waktu minimal 15–30 menit agar bumbu benar-benar masuk. Balutan tepung menciptakan tekstur renyah tapi kadang justru menutupi rasa tempe itu sendiri. Trik menyayat permukaan tempe sebelum dilumuri bumbu adalah solusi tengah yang lebih efisien, bumbu punya jalur masuk langsung ke bagian dalam tanpa perlu waktu lama.

Peran Ketumbar dalam Tempe Goreng

Banyak yang mengira ketumbar hanya bumbu pelengkap yang bisa dikurangi sesuai selera. Tapi dalam resep tempe goreng tanpa ungkep seperti ini, ketumbar justru punya peran yang lebih penting dari yang terlihat.

Ketumbar mengandung senyawa linalool dan pinene yang menghasilkan aroma hangat khas, aroma inilah yang membuat tempe goreng berbumbu terasa berbeda dari yang hanya diberi garam dan bawang. Selain soal aroma, ketumbar juga membantu menciptakan lapisan tipis kecokelatan di permukaan tempe saat digoreng, yang berkontribusi pada tekstur yang lebih renyah. Tidak heran kalau Acil Jawi menekankan, "Kalau mau sedap, jumlah ketumbar yang dipakai juga harus banyak, ya."

Cara Membuat Tempe Goreng Renyah Tahan Lama Tanpa Tepung dan Ungkep

Bahan:
- 1 papan tempe (sekitar 300–400 gr)
- 3 siung bawang putih
- 1–2 sdt ketumbar (sesuai selera, lebih banyak lebih sedap)
- Garam secukupnya
- Sedikit air
- Minyak goreng secukupnya

Langkah 1 — Potong dan sayat tempe

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Potong tempe sesuai selera.

"Kalau aku dipotong dengan ketebalan 1 ruas jari," begitu cara Acil Jawi memotongnya.

Ketebalan ini penting — terlalu tipis membuat tempe mudah gosong sebelum bumbu meresap, terlalu tebal membuat bagian dalam kurang matang.

Setelah dipotong, ambil tiap potongan dan buat sayatan dangkal di kedua sisi permukaannya menggunakan ujung pisau. Sayatan ini membuka jalur agar larutan bumbu bisa meresap ke dalam tempe secara lebih merata.

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Langkah 2 — Buat larutan bumbu

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Masukkan bawang putih, ketumbar, dan garam ke dalam ulekan. Ulek hingga semua bahan halus dan tercampur. Tambahkan sedikit air lalu aduk rata hingga menjadi larutan bumbu yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer.

Masukkan semua potongan tempe ke dalam larutan bumbu, bolak-balik setiap potongan agar seluruh permukaannya terkena bumbu secara merata, termasuk bagian sayatan yang sudah dibuat sebelumnya.

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Langkah 3 — Goreng dengan api sedang

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Panaskan minyak goreng yang cukup banyak, tempe sebaiknya terendam sebagian agar matang merata. Masukkan tempe ke dalam minyak panas dan goreng dengan api sedang. Api sedang adalah kunci untuk mendapat tekstur renyah tahan lama; api terlalu besar membuat permukaan cepat gosong tapi bagian dalam belum kering, sedangkan api terlalu kecil membuat tempe menyerap terlalu banyak minyak.

Bolak-balik tempe selama proses penggorengan agar matang merata. Angkat saat seluruh permukaan sudah berwarna kuning kecokelatan, tiriskan di saringan hingga minyak benar-benar turun sebelum dipindahkan ke piring saji.

Tidak pakai tepung, tidak diungkep, tapi tempe gorengnya justru lebih renyah, ini triknya

foto: YouTube/Acil Jawi

Kenapa Tempe Goreng Ini Bisa Tahan Lama?

Klaim "tahan lama" pada tempe goreng bukan sekadar soal bumbu. Ada beberapa faktor teknis yang menentukan seberapa lama tempe goreng bisa tetap renyah dan tidak cepat melempem.

Faktor yang membuat tempe goreng lebih tahan:

1. Kadar air yang rendah: tempe yang digoreng hingga benar-benar kering di api sedang memiliki kadar air lebih rendah, sehingga tidak mudah melempem meski disimpan beberapa jam
2. Tidak ada lapisan tepung: tepung yang menyerap minyak berlebih justru lebih cepat melempem karena minyak yang terperangkap di lapisan tepung akan melembutkan tekstur seiring waktu
3. Tiris dengan sempurna: minyak yang tersisa di permukaan tempe adalah penyebab utama tekstur yang cepat lembek, itulah kenapa proses meniriskan tidak boleh terburu-buru

Tempe goreng dengan cara ini bisa bertahan renyah hingga 4–6 jam di suhu ruang. Kalau ingin disimpan lebih lama sebagai stok lauk, simpan dalam wadah tertutup tanpa plastik kedap udara agar uap air tidak terperangkap di dalam.

Tips Menyimpan Tempe Goreng agar Tetap Renyah

1. Tunggu hingga tempe goreng benar-benar dingin sebelum disimpan. Uap panas yang terperangkap dalam wadah tertutup akan membuat tempe melempem
2. Simpan dalam wadah yang bagian bawahnya dilapisi tisu dapur untuk menyerap sisa minyak
3. Hindari menyimpan tempe goreng dalam wadah kedap udara sepenuhnya. Sedikit sirkulasi udara membantu menjaga teksturnya tetap kering
4. Kalau ingin disimpan di lemari es untuk stok lebih lama, panaskan kembali di air fryer atau oven toaster. Bukan microwave, karena microwave menghasilkan uap yang membuat tempe lembek
5. Untuk keperluan bekal, bungkus tempe goreng secara terpisah dari lauk berkuah agar tidak terkena uap dan tetap renyah hingga waktu makan

FAQ Menggoreng Tempe

1. Apakah tempe yang baru dibeli langsung bisa dipakai atau perlu didiamkan dulu?

Tempe yang baru dibeli dan masih dalam kondisi segar bisa langsung diolah. Namun beberapa orang lebih suka menyimpan tempe di suhu ruang selama 1–2 hari agar proses fermentasinya lebih sempurna dan rasanya lebih kaya. Tempe yang "matang" fermentasinya ditandai dengan miselium putih yang lebih tebal dan padat, serta aroma khas yang lebih kuat tapi tidak menyengat.

2. Apakah trik menyayat ini bisa diterapkan untuk bumbu lain seperti kunyit atau kecap?

Bisa. Teknik menyayat permukaan tempe sebenarnya berlaku untuk berbagai jenis bumbu basah. Untuk tempe goreng kunyit, tambahkan kunyit ke dalam bumbu ulek. Untuk tempe goreng kecap, sayatan membantu kecap meresap lebih dalam sebelum digoreng. Prinsipnya sama — membuka jalur agar bumbu tidak hanya menempel di luar.

3. Kenapa tempe goreng buatan sendiri sering tidak sepadan dengan yang dijual di warteg?

Salah satu alasannya adalah suhu dan jumlah minyak. Tempe goreng warteg biasanya digoreng dalam minyak yang banyak dan sudah dipakai berulang kali — minyak yang sudah beberapa kali digunakan memiliki titik asap yang lebih rendah dan membuat tempe matang lebih cepat dengan warna yang lebih merata. Selain itu, banyak penjual warteg menggunakan ketumbar dalam jumlah yang cukup banyak — persis seperti yang disarankan dalam trik ini.

4. Apakah trik ini bisa dipakai untuk tempe mendoan atau tempe bacem?

Untuk tempe mendoan yang memang menggunakan balutan tepung basah, trik menyayat tidak terlalu relevan karena bumbunya ada di adonan tepung, bukan diserap langsung oleh tempe. Untuk tempe bacem yang direbus dalam bumbu manis sebelum digoreng, trik ini juga tidak diperlukan karena proses merebus sudah memastikan bumbu masuk dari semua sisi. Trik ini paling efektif untuk tempe goreng bumbu kering yang langsung masuk wajan tanpa proses pemasakan sebelumnya.

5. Apakah jenis tempe berpengaruh pada hasil akhirnya?

Ya, cukup berpengaruh. Tempe kedelai yang padat dan fermentasinya sempurna akan menghasilkan tempe goreng yang lebih renyah dibanding tempe yang masih muda atau terlalu "basah". Tempe yang terlalu muda biasanya masih ada kedelai yang belum terikat sempurna oleh miselium sehingga mudah hancur saat dipotong tipis dan digoreng. Pilih tempe yang padat, tidak ada bagian yang berwarna abu-abu atau kehitaman, dan miseliumnya merata berwarna putih bersih.

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas