Bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya juga simpel abis layaknya cimol pada umumnya. Ada tepung tapioka, tepung terigu, berbagai bumbu bubuk, serta air panas. Nah, biar adonan cimolnya semakin mirip lato-lato usai digoreng, Sasha juga menambahkan pewarna makanan merah.

foto: Instagram/@makaansukasuka

Setelah adonan cimolnya jadi dan sudah dibentuk bulat menyerupai bola lato-lato, lantas adonan tersebut ia goreng. Ia masukkan terlebih dahulu adonan ke dalam minyak dingin, baru api bisa dinyalakan setelah semua adonan masuk. Pasalnya, cimol mudah sekali meledak apabila langsung dimasak di minyak panas.

foto: Instagram/@makaansukasuka

Bukan sampai situ saja, cimol lato-lato yang sudah digoreng ini ditancapkan pula dengan tali biar tambah mirip dengan lato-lato asli. Caranya yaitu talinya harus dikaitkan terlebih dahulu pada lidi kecil, lalu ditancapkan ke adonan cimol. Ikatkan kedua tali yang sudah tertancap ke cimol dan camilan lato-lato ini jadi dan siap disajikan.

foto: Instagram/@makaansukasuka

Gimana, unik banget kan camilan lato-lato ala Instagram @makaansukasuka ini? Kamu juga bisa membuatnya di rumah atau dijadikan ide jualan, lho. Apalagi, mainan lato-lato ini masih sangat ramai di pasaran, pastinya kalau ada lato-lato dengan versi yang bisa dimakan, banyak masyarakat yang tertarik untuk mencobanya.

Unggahan di Instagram @makaansukasuka ini pun mendapat banyak respons menarik dari warganet, lho. Selain komentarnya yang penuh dengan antusias warganet, unggahan seputar cara membuat camilan lato-lato ini juga sudah ditonton sampai 716.000 kali.

"Latto² yang bikin kenyang ," cetus Instagram @tiffanymasri.

"NGAKAK ada aja sih kak idenya ," ujar Instagram @kingkin___.

"Sy bikin juga tapi warna nya coklat keburik burikan," ungkap Instagram @agilrizaf_.

"Kaya bola ubi koplong," sebut Instagram @ashleyprayalthea.

"hahaha ada ajaa idenya," kata Instagram @alya.syrf.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Mike & Sasha (@makaansukasuka)