Brilio.net - Cabai disukai oleh banyak orang, terutama oleh siapa pun yang senang memasak hidangan khas Nusantara. Bagaimana tidak, hampir semua masakan dari Indonesia dibuat menggunakan cabai, seperti rendang, seblak, berbagai oseng-oseng lauk dan sayur, aneka sambal, dan lain sebagainya.

Rasa pedas dari cabai bisa bikin rasa hidangan semakin nikmat. Apalagi buat kamu yang doyan makanan pedas, pasti menggunakan sedikit cabai saja akan terasa kurang. Namun, kegemaran orang Indonesia makan cabai tak didukung oleh harga cabai yang sering melonjak naik di pasaran. Hal ini bikin banyak orang harus berhemat saat belanja cabai.

Alternatifnya agar tetap bisa mengonsumsi cabai dalam jumlah banyak, orang-orang biasanya menanam pohon cabai sendiri di pekarangan rumah. Hasil panen cabai yang melimpah bukan hanya bisa dikonsumsi sendiri, melainkan dijual ke pasar atau penjual sayuran, lho. Pohon cabai pun bisa ditanam langsung dari biji buahnya, stek batang, atau bibit yang dibeli dari petani.

Tetapi, pohon cabai yang sudah tumbuh sebaiknya harus sering-sering diperhatikan. Pasalnya, tanpa disadari bisa saja pohon cabai terkena hama dan berujung mati, lho. Salah satu hama yang kerap menyerang pohon cabai adalah jamur patek. Hama satu ini bisa bikin kualitas buah cabai menurun ataupun membuat pohonnya layu dan gagal tumbuh.

Kalau kamu mendapati pohon cabai milikmu terkena hama patek, jangan khawatir dulu karena kamu bisa mencoba trik yang dibagikan oleh warganet di akun YouTube Mbah Menur. Usut punya usut, tanaman cabai yang terkena patek bisa diatasi dengan beberapa bahan dengan modal Rp5.000-an saja. Dua dari beberapa bahan yang dibutuhkan pun bisa didapat dari dapur, lho.