Brilio.net - Camilan jadul yang terbuat dari tepung ketan ini terkenal dengan tekstur renyahnya. Bisa jadi stok, kue keciput bisa jadi camilan yang bikin susah berhenti ngunyah. Jika disimpan dengan benar, renyahnya bisa awet tahan lama meski tanpa pengawet. Berikut resep lengkapnya, dilansir BrilioFood dari @wawawiati.

foto: Instagram/@wawawiati

Bahan:
- 80 gr gula pasir
- 2 butir telur
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt sp
- 300 gr tepung ketan
- 1/2 sdt vanili
- 45 gr margarin
- 3 sdm air kapur sirih, ambil bagian beningnya
- Santan instant secukupnya
- Wijen secukupnya
- Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1. Kocok gula, telur, garam dan sp sampai gula benar-benar larut (bisa pakai mixer, kocokan manual atau whisker).
2. Masukkan margarin, tepung ketan dan air kapur sirih. Uleni sambil dituangi santan secukupnya sampai adonan lembut, kalis dan enak dibentuk.
3. Masukkan adonan ke dalam kantong plastik segitiga. Ikat yang kuat, lalu lubangi ujungnya kira-kira sebesar lubang botol kecap.
4. Semprotkan adonan di atas wadah yang berisi wijen sepanjang kurang lebih 3-4 cm atau sesuai selera. Goyangkan wadah yang berisi wijen sampai adonan terbalut rata dengan wijen. Ambil lalu letakan di wadah lain. Lakukan sampai adonan habis.
5. Panaskan minyak dengan api sedang. Setelah minyak panas kecilkan api, masukkan adonan kue keciput, goreng dengan api kecil. Jangan bolak balik sebelum kuenya mengembang dan agak kokoh supaya wijennya nggak rontok.
6. Goreng sampai cokelat keemasan. Angkat. Tiriskan.
7. Biarkan dingin. Simpan di dalam wadah tertutup supaya awet renyahnya.