5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

Brilio.net - Sapi merupakan salah satu hewan ternak yang hampir semua bagian tubuhnya dapat dinikmati untuk dijadikan suatu hidangan. Pada umumnya sapi dipelihara memang untuk dimanfaatkan susu dan dagingnya sebagai bahan makanan yang dikonsumsi manusia.

Selain daging dan susunya, beberapa bagian tubuh sapi yang kerap dikonsumsi antara lain seperti kulit juga jeroan. Tidak hanya itu saja, ternyata darah sapi juga dapat digunakan menjadi bahan makanan dalam sajian tertentu lho!

Ya, meski tidak banyak yang mengetahui hal ini, nyatanya beberapa kuliner yang ada menggunakan darah sapi sebagai bahan dasar pembuatannya. Bahkan darah sapi juga bisa dibuat dalam bentuk permen yang manis lho!

Nggak percaya? Yuk langsung simak 5 kuliner ekstrem yang terbuat dari darah sapi yang dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (19/7).

1. Haejang-guk.

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

foto: 10mag.com

Haejang-guk merupakan salah satu jenis sup yang lumayan populer di Korea. Sup yang sering dikonsumsi sebagai penghilang rasa mabuk ini terbuat dari rebusan tulang kaki, sanding lamur dan intestin dari sapi yang kemudian dicampurkan dengan pasta kedelai dan gumpalan dari darah sapi. Seluruh bahan kemudian direbus dengan tambahan kubis selama 24 jam lamanya. Bahan-bahan yang digunakan dalam sajian ini seluruhnya merupakan bahan yang dapat membersihkan tubuh dari rasa mabuk.

2. Minum darah ala suku Maasai.

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

foto: marindagraham.com

Suku Maasai dari Afrika mempunyai kebiasaan meminum darah hewan ternak seperti sapi. Namun sapi tersebut tidak langsung dibunuh begitu saja. Mereka menggunakan alat khusus sehingga bisa meminum langsung darah sapi dari pembuluh vena. Hal ini karena orang-orang Maasai memelihara sapi sebagai sarana utama mereka untuk bertahan hidup. Biasanya mereka juga akan meminum darah sapi dicampur dengan sedikit susu sapi.

3. Thai Boat Noodles atau Kuai Tiao Ruea.

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

foto: yelp.com

Boat noodles asal Thailand mengandung nam tok atau darah sapi atau babi yang dicampur dengan garam dan bumbu rempah. Darah ditambahkan dalam mi untuk membuat warna kuah menjadi berbeda dan menjaga bentuk mi agar tidak gampang putus. Selain itu biasanya kuliner ini disajikan bersama dengan kulit babi dan daun basil.

4. Saren/Dideh.

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

foto: foodorb.com

Saren atau dideh merupakan kuliner khas Indonesia yang terbuat dari darah bianatang sembelihan seperti sapi yang kemudian dibekukan dengan cara dikukus atau dimasak. Makanan ini memiliki tekstur lembut seperti tahu dan berongga. Selain itu bentuk dan warnanya juga sekilas mirip hati sapi. Biasanya saren ini disajikan sebagai bahan makanan untuk sate opor atau oseng.

5. Hematogen.

5 Kuliner ekstrem ini terbuat dari darah sapi, ada khas Indonesia

foto: chowhound.com

Nah kuliner yang satu ini memang tidak terlihat ekstrem, namun siapa sangka jika permen ini terbuat dari darah sapi kental. Makanan asal Rusia ini sendiri merupakan produk obat yang mengandung gula, vanili dan susu kental sehingga teksturnay lembut dan legit seperti karamel padat. Meski terbuat dari darah sapi, banyak anak-anak yang menyukainya karena rasa manisnya. Selain itu permen ini juga memiliki sumber protein dan gizi yang luar biasa, karena terbuat dari campuran darah sapi yang mengandung nutrisi penting.

(brl/del)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

Review

Selengkapnya