Kenapa minyak goreng cepat hitam? Cek 6 cara praktis mengatasinya berikut ini

Kenapa minyak goreng cepat hitam? Cek 6 cara praktis mengatasinya berikut ini
foto ilustrasi: Gemini AI

Pernah nggak sih merasa sebal karena minyak goreng baru dipakai sekali tapi warnanya sudah berubah jadi hitam pekat? Masalah ini sering banget muncul di dapur dan cukup mengganggu karena bisa merusak rasa masakan sekaligus menghilangkan nutrisi penting di dalamnya. Biar nggak boros dan masakan tetap sehat, kita perlu tahu trik jitu mengelolanya.

Warna minyak yang berubah gelap biasanya dipicu oleh suhu yang terlalu panas atau sisa-sisa gorengan yang tertinggal. Proses pemanasan yang berlebihan bikin minyak mengalami oksidasi, sehingga muncul aroma tengik dan warna yang kurang sedap dipandang. Selain itu, jenis bahan yang kita goreng, seperti makanan tinggi gula atau banyak tepung, juga punya pengaruh besar. Yuk, simak rangkuman lengkap tips praktis berikut ini supaya minyak goreng di rumah tetap awet dan jernih lebih lama!

Kenapa Sih Minyak Goreng Cepat Berubah Hitam?

Sebelum masuk ke solusinya, perlu paham dulu beberapa faktor utama yang bikin kualitas minyak menurun drastis:

- Suhu yang Terlalu Panas

Setiap minyak punya batas suhu maksimal (titik asap). Kalau dipanaskan lewat dari batas itu, lemaknya bakal rusak dan warnanya langsung gelap.

- Endapan Sisa Makanan

Remahan tepung atau bumbu yang lepas saat menggoreng bakal tertinggal dan gosong di dasar wajan. Inilah yang jadi "kerak" dan bikin minyak cepat hitam.

- Kualitas Minyak

Minyak goreng kualitas standar atau campuran biasanya punya titik asap yang lebih rendah dibanding minyak murni, jadi lebih gampang rusak saat kena panas tinggi.

- Paparan Udara

Minyak yang dibiarkan terbuka atau terkena sinar matahari langsung bakal mengalami oksidasi alami yang bikin warnanya nggak jernih lagi.

Strategi Jitu Biar Minyak Goreng Nggak Cepat Keruh

Berikut adalah langkah-langkah simpel yang bisa dipraktikkan di rumah:

1. Pakai Minyak dengan Titik Asap Tinggi

Mulailah dengan memilih minyak goreng yang berkualitas, seperti minyak sawit murni, kanola, atau biji bunga matahari. Jenis-jenis ini lebih tangguh menghadapi panas tinggi sehingga nggak gampang menghitam.

2. Atur Suhu Api dengan Pas

Jangan biarkan wajan berisi minyak dipanaskan terlalu lama sebelum bahan makanan masuk. Cukup gunakan api sedang dan pastikan suhunya stabil agar minyak nggak cepat mengalami oksidasi.

3. Rutin Menyaring Minyak

Setiap selesai menggoreng, biasakan langsung menyaring minyak menggunakan saringan yang sangat halus. Memisahkan sisa kotoran segera setelah dipakai bakal menjaga aroma tetap netral dan warna tetap cerah.

4. Cara Simpan yang Benar

Setelah dingin, pindahkan minyak ke wadah tertutup rapat. Letakkan di tempat yang sejuk, gelap, dan jauh dari kompor. Menghindari cahaya matahari langsung sangat efektif mencegah minyak cepat tengik.

5. Hati-hati Saat Memberi Bumbu

Bahan makanan yang terlalu banyak bumbu basah atau tepung sering bikin minyak cepat kotor. Coba masukkan bahan saat minyak sudah benar-benar panas atau kurangi sisa tepung yang menempel sebelum digoreng.

6. Hindari Mencampur Minyak Secara Sembarangan

Meski ingin hemat, usahakan nggak mencampur minyak lama dengan minyak yang baru. Kalaupun terpaksa, gunakan minyak sisa untuk menggoreng bahan yang "ringan" saja agar kualitas minyak yang baru nggak ikut merosot.

 

(brl/tin)

Source: liputan6.com / Rizky Mandasari
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas