6. Cabai.

foto: pexels.com

Cabai mengandung zat capsaicin yang ternyata bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Zat capsaicin membantu proses pembakaran kalori di dalam tubuh. Oleh karena itu kamu bisa mengonsumsi makanan pedas untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

7. Kacang polong.

foto: pexels.com

Kacang polong mengandung zat arginin dan asam amino yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah karbohidrat dan lemak baik. Selain itu, kandungan amino glutamin pada kacang polong juga bermanfaat untuk pelancar pencernaan.

8. Cokelat.

foto: pexels.com

Selain lezat, ternyata cokelat juga kaya manfaat. Makanan satu ini dapat meningkatkan ekspresi gen yang merangsang penggunaan lemak untuk memproduksi energi pada tubuh. Selama mengonsumsinya dalam batas porsi wajar, cokelat bisa jadi alternatif untuk menjaga metabolisme tubuh.

9. Minyak kelapa.

foto: pexels.com

Minyak kelapa mengandung trigliserida rantai menengah atau MCT yang tinggi. Kandungan tersebut langsung diserap oleh hati lalu diubah menjadi energi. Hal itu yang menyebabkan minyak kelapa bisa dikonsumsi sebagai makanan peningkat metabolisme tubuh.

10. Rumput laut.

foto: pexels.com

Mengonsumsi rumput laut secara rutin ternyata juga dapat meningkatkan metabolisme secara alami. Bukan tanpa alasan, kandungan yodium pada rumput laut dapat menjaga metabolisme tubuh tetap berjalan stabil.